by

Mengenal Lebih Dekat Google Mesin Pencari Nomor 1 Dunia

Mengenal Lebih Dekat Google Mesin Pencari Nomor 1 Dunia. Para pengguna internet tentu sudah familiar dengan yang namanya mesin pencari, yaitu sebuah tool online dalam bentuk website yang berfungsi menerjemahkan apa yang dicari oleh pengguna ketika mengetik sebuah kalimat di dalam kotak yang tersedia. Selanjutnya mesin pencari akan menelusuri dokumen dari ribuan website yang ada untuk ditampilkan dengan relevansi yang kuat dengan apa yang dicari oleh pengguna.

Secara umum ada banyak mesin pencari yang ditawarkan di internet, namun yang paling dianggap memberikan data yang valid adalah Google. Sehingga tidak mengherankan jika saat ini Google menjadi sebuah mesin pencari yang paling banyak digunakan oleh pengguna. Bahkan di kalangan blogger, Google menjadi rujukan bagi kualitas indeks pada konten yang mereka buat. Tidak mengherankan jika saat ini banyak blogger yang ingin mengetahui seluk beluk mesin pencari dengan mempelajari Search Engine Optimization atau SEO.

Dalam dunia SEO kita banyak mengenal teknik dan berbagai cara untuk melakukan optimasi baik on-page maupun off-page. Namun tentunya tidak bisa kita lepaskan begitu saja dari ketentuan yang telah ditetapkan oleh pihak Google dalam memfilter  jutaan website di mesin pencari mereka. Di sinilah akhirnya kita akan berhadapan dengan algoritma Google yang akan menyaring sebuah konten apakah memiliki relevansi yang kuat dengan apa yang dicari oleh pengguna.

Mengenal Lebih Dekat Mesin Pencari Google

Mesin pencari Google dari awal berdirinya tidak lepas dari pendirian perusahaan Google itu sendiri. Mesin pencari Google diluncurkan pada tanggal 15 September 1997 yang kemudian membawa Google pada pengukuhan sebagai sebuah perusahaan pada tahun 1998 oleh pendirinya Larry Page dan Sergei Brin.

Dalam memberikan peringkat pada pencarian, Google memberikan patokan atau batas parameter dengan nama Page Rank atau PR. Walaupun menurut beberapa kalangan sejak 2016 PR Google dianggap sudah tidak berlaku namun faktanya Google Page Rank tetap masih ada dan menjadi indikator dalam memberikan peringkat sebuah website pada mesin pencari. Selain itu, Google juga sudah banyak melakukan peningkatan pada mesin pencari mereka dengan melakukan update algoritma yang mereka keluarkan.

Ada beberapa hal yang setidaknya perlu kita ketahui tentang mesin pencari Google ini, yaitu:

Cara kerja algoritma penelusuran

Sistem peringkat pada Google akan memfilter ribuan bahkan jutaan informasi dalam website sebelum menampilkannya dalam peringkat mesin pencari. Algoritma ini bekerja dalam hitungan detik dan mampu menghasilkan konten-konten yang sesuai dengan apa yang kita cari pada mesin mereka. Pihak Google menyebutkan bahwa mereka memiliki pedoman dan ketentuan tersendiri dalam memilah konten-konten yang dianggap pantas bertengger di halaman indeks mereka.

Mesin pencari Google akan melakukan analisa pada kata di penelusuran

Mesin pencari Google dilengkapi dengan analisa pencocokan kata pada penelusuran. Jadi saat kita mengetikkan kata tertentu, Google otomatis akan menampilkan analisa di bawahnya yang mungkin saja kata tersebut yang kita maksud. Dalam kaidah dasar SEO ini biasanya disebut dengan kata kunci turunan, di mana Google otomatis akan menerjemahkan maksud dari kata yang kita ketikkan dengan menampilkan kata relevan di bawahnya.

Google akan menampilkan hasil yang relevan dengan yang kita cari

Dalam memberikan ranking pada sebuah website atau blog berdasarkan penelusuran pengguna di mesin mereka, Google akan melakukan pencocokan dan relevansi pada konten sebuah situs. Algoritma akan menganalisis tingkat kevaliditasan atau frekuensi dari kata kunci tersebut muncul pada header,  halaman, judul, atau dalam isi teks Dalam kaitannya dengan EO, ini erat kaitannya dengan SEO on-page yaitu dalam penerapan struktur pada konten

Ketatnya Google Dalam Memberikan Ranking Pada Mesin Pencari Mereka

Sebagai mesin pencari paling banyak digunakan, tentu tidak lepas dari adanya persaingan para pemain SEO dan webmaster. Sejak awal tahun 2000-an Google tidak terlalu banyak melakukan penerapan khusus pada mesin pencari mereka. Salah satu indikator rank saat itu adalah backlink, namun google tidak mempedulikan dari mana backlink itu berasal. Ini bisa dibuktikan saat sebelumnya banyak situs-situs yang mampu menduduki peringkat atas hanya dengan bermodalkan banyaknya jumlah backlink yang mereka kumpulkan.

Namun seiring perkembangan teknologi, sejak tahun 2010 khususnya 2012 hingga sekarang Google sudah mengeluarkan aturan yang ketat dengan meng-update berbagai algoritma pada mesin pencari mereka. Efeknya, banyak situs atau blog yang pada akhirnya harus rela tersisih dari penelusuran pada peringkat atas. Dari sinilah awalnya bermunculan teknik SEO yang mungkin sudah kita kenal dan kita pelajari. Namun tentunya Google tetap mendahulukan penerapan SEO yang sesuai dengan apa yang mereka tentukan pada guidelines yang dikeluarkan.

Yang perlu kita perhatikan di sini adalah walaupun Page Rank tidak lagi ditampilkan pada tool mereka, namun bukan berarti Google menghapusnya dari parameter mereka. Penghapusan ini sifatnya eksternal, namun pada tool internal Google tetap menggunakannya sebagai salah satu indikator kualitas pada sebuah web atau blog layak atau tidaknya menduduki peringkat teratas pada halaman mereka. Sejak era penghapusan PR secara eksternal inilah muncul parameter Domain Authority dan lainnya sebagai pengukuran dan analisa sebuah web atau blog.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed